LULUS PKN STAN DI KESEMPATAN YANG KE-3 KALINYA?? PART 1 Hallo readers, tulisan ini aku buat untuk memotivasi adik-adik sekalian yang pengen jadi mahasiswa/i STAN. Sebelumnya aku pengen nanya dulu ke kalian, sebenarnya dari lubuk hati mu, apa sih yang membuat kamu pengen lulus tes SPMB PKN STAN? Apa kalian memang punya cita-cita jadi ASN yang mengabdi kepada negara? atau mmmmm, pengen cari aman, lulus langsung dapat kerja? atauu pengen banyak duit? Cuma saran sih, kalau mau cepet jadi kaya banget jangan jadi ASN, mending jadi pengusaha atau pekerjaan lainnya dek. Hehehe..... Sekadar pengen cerita pengalaman aja sih, Alhamdulillah aku udah pernah mengalami masa-masa jatuh bangkit nya tes SPMB PKN STAN, aku gagal tes sudah 2 kali, dan aku lulus di kesempatan yang ketiga. Pertama kali tes tahun 2016. Ditahun itu aku baru lulus SMA, aku masih bingung mau melanjutkan kuliah dimana, terlebih ibuku yang tidak membolehkan aku untuk kuliah di univeritas di luar provinsi kami kecuali sekolah ikatan dinas. Aku berusaha menjaga nilai rapor ku dari kelas 1 SMA dengan baik. Yah begitulah syarat dari Ibu membuat aku bingung, mau gimana lagi ya aku pengen kuliah di pulau Jawa. Nah, kebetulan ada info Tes Spmb jadi aku daftar la ya.Aku kursus les TPA TBI, tapi sayangnya aku kurang bisa enjoy dan rileks, aku ngerasa tertekan, antara pengen ikut tes STAN, SNMPTN, SBMPTN dan lainnya. Alhasil aku jadi panik sendiri dan ga fokus, aku agak meremehkan materi TPA DAN TBI, karena kurasa nanti bisalah, bisa kok, tapi aku jarang latihan soal dong, kalut banget,ngelihat temen-temen rajin bahas soal, nah aku? saran ku, meskipun kita punya nilai rapor yang lebih baik dari teman mu tetep aja jangan pernah terlintas, santai bisalah itu belajar mepet, karena ketika kita berpikir sedemikian rupaa, saat itu juga kita akan tertinggal jauh dari teman mu ynag nilai nya biasa saja tapi rajin membahas soal. Niat ku untuk lolos PKN STAN juga belum matang, kadang aku serius belajar, kadang aku rebahan sebentar, kadang aku panik melihat hari yang semakin lama semakin dekat dengan hari ujian, tambah membuatku tidak konsen, padahal ya seharusnya tinggal belajar saja ya.. Alhasil nilai try out ku TPA TBI ku anjlok, sementar teman ku yang santai, enjoy, dan tekun perkembangannya membaik. Terkadang menganggap diri kita masih bodoh tidak selamanya buruk, asalkan untuk kebaikan diri yo wess santuyy, dengan begitu kita terpacu untuk memahami materi lebih dalam. Singkat cerita aku gagal di tahun 2016 di tahap yang pertama, TPA DAN TBI. Akhirnya aku kuliah di salah satu universitas negeri di provinsi tempat kami tinggal. Aku agak mulai terpacu untuk belajar lagi. Aku mulai membahas soal-soal. Aku mulai membagi waktu, ku kerjakan tugas kuliah ku dulu, setelah itu aku mulai mengerjakan soal-soal TPA TBI, perlahan lahan, ku catat materi yang menurutku susah, dan aku coba untuk mempelajarinya lebih mendalam. O iya aku belajar sendiri aku ga les, karena agak sulit bagiku untuk membagi waktu les, kuliah,belajar sendiri, dan bermain tentunya hehe, otak juga perlu refresh kan. Terlebih aku tidak bisa membawa kendaraan saat tu, boro-boro bawa sepeda aja oleng. Aku memastikan cara belajar ku agar tidak salah. Aku ini tipe yang doyannya diajari melulu, atau belajar sendiri dulu baru kalau ga paham aku belajar dengan orang lain? OOPS lanjut ke pasrt berikutnya yaaa, akan ada tips dariku, salam hangattt untuk kaliar calon STANERS :)

Komentar